Outbound LDK SMAN 3 Bukittinggi: Melatih Kepemimpinan, Kerja Sama, dan Pantang Menyerah

Kegiatan outbound ini diikuti oleh kepengurusan MPK, OSIS, dan ekstrakurikuler SMA Negeri 3 Bukittinggi tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu (08/02/2026). Para peserta berkumpul di sekolah pada pukul 07.00 WIB. Tidak hanya siswa, para pembina ekstrakurikuler juga turut mengikuti kegiatan outbound ini. Kegiatan outbound dilaksanakan di Tugu Geopark Tabiang Takuruang, Ngarai.

Para peserta outbound berangkat dari sekolah menuju lokasi pada pukul 08.00 WIB. Sebelum menuju lokasi outbound, para peserta terlebih dahulu sarapan di Warung Sampan yang berlokasi tidak jauh dari Tugu Geopark, kemudian melanjutkan perjalanan ke lokasi outbound pada pukul 09.00 WIB. Setibanya di Tugu Geopark, acara langsung dibuka dengan arahan dari Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Bapak Hendra Kariman, S.Pd.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pengarahan langsung oleh tim Impessa Indonesia. Untuk meningkatkan semangat para peserta, kegiatan diawali dengan senam bersama. Setelah senam, seluruh peserta LDK membentuk lingkaran besar untuk memulai permainan tupai dan pohon. Permainan ini mengharuskan peserta memenuhi anggota sesuai dengan kriteria yang telah disebutkan. Saat permainan berlangsung, terasa antusiasme peserta yang sangat tinggi. Para peserta berlari dan memanggil temannya agar tidak terdiskualifikasi. Melalui permainan ini, peserta dapat mempelajari pentingnya kemampuan beradaptasi dan bekerja keras dalam menyelesaikan masalah saat berorganisasi.

Permainan kedua, yaitu loncat serentak dalam kelompok, mengharuskan peserta untuk berkonsentrasi penuh. Permainan ini terdiri atas tiga level, yang semakin tinggi levelnya semakin membutuhkan konsentrasi dan kekompakan tim. Dari permainan ini, peserta belajar menjaga fokus dan kerja sama dalam kelompok.

Selanjutnya, pada permainan ketiga, para peserta dibagi menjadi kelompok yang masing-masing beranggotakan enam orang. Setiap kelompok membawa nipan yang diberi beban air dan harus mendirikannya menggunakan enam bambu kecil. Permainan ini menuntut peserta untuk menjaga komunikasi antartim dan memecahkan masalah bersama.

Memasuki waktu ISHOMA, para peserta LDK makan siang bersama dengan membentuk lingkaran, kemudian melaksanakan salat Zuhur berjamaah.

Setelah ISHOMA, kegiatan dilanjutkan dengan permainan suit ular. Permainan ini dimulai dengan peserta membentuk lingkaran, kemudian mencari pasangan untuk bermain suit. Peserta yang kalah akan mengikuti perjalanan peserta yang menang, dan seterusnya hingga membentuk barisan menyerupai ular.

Permainan terakhir adalah membawa cup berisi air dan bola menggunakan piring kecil yang pada beberapa sisinya diikat dengan tali yang cukup panjang. Para peserta harus memasukkan bola dari satu cup ke cup lainnya dengan memegang ujung tali tersebut. Permainan ini melatih kerja keras, kekompakan, dan sikap pantang menyerah.

Kegiatan outbound ini ditutup oleh Bapak Hendra Kariman, S.Pd., yang menyampaikan harapannya agar kepengurusan MPK, OSIS, dan ekstrakurikuler dapat menerapkan ilmu serta pengalaman yang diperoleh selama kegiatan LDK ini.

114x dibaca

Tinggalkan Komentar

Alamat Email anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi ditandai *