Asri Muliyandra
18 August 2025
Berita
Rabu, 13 Agustus
2025 SMA Negeri 3 Bukittinggi mengadakan sosialisasi penyamaan persepsi
pembentukan kelas digital yang diadakan di ruang pertemuan lantai 3 gedung A.
Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh beberapa siswa kelas X.E.3âX.E.9 dan
siswa kelas XI yaitu kelas XI.F.1 dan XI.F.2 serta didampingi oleh orang tua
siswa.
Acara dibawakan
oleh Ibu Gina Fitri Anita, S.Pd. atau kerap disapa Ibu Gina. Kemudian acara
dilanjutkan dengan nyanyian Indonesia Raya, para hadirin menyanyikan lagu
Indonesia Raya dengan penuh semangat dan suaranya bergema dengan kuat di setiap
sudut ruangan. Selesai menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh bapak Rozi Kurniawan, S.Pd.I.
Selanjutnya,
pemberian kata sambutan oleh Ibu Dra. Eli Noverma, M.Si. Ibu Eli mengungkapkan
bahwa perangkat yang akan kita pakai untuk kelas digital ini yaitu pc maupun laptop bukan handphone. Keberhasilan sekolah tidak
hanya usaha dari guru dan siswa saja, tetapi juga dari dukungan orang tua.
Walaupun sudah ada sekolah-sekolah lain di luar sana yang sudah memiliki kelas
digital, tetapi kita bertekad jika kita ingin maju maka segala perubahan harus
dihadapi.
âJadi, dengan
adanya program ini, sekolah kita akan lebih maju dari tahun-tahun sebelumnya,
lulusan kita akan meningkat masuk ke perguruan tinggi.â
Begitu pula harapan
dari Ibu Willia Zuwerni, S.Pd. selaku Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 1.
Beliau berharap semoga SMA Negeri 3 Bukittinggi ke depan menjadi sekolah
digital yang memiliki kompetensi serta bakat
para siswa dapat tersalurkan kearah yang positif.
Kemudian sosialisasi
disampaikan oleh Ibu Nina Nadjmir, Kepala BPTIKP Dinas Pendidikan Provinsi
Sumatra Barat. Beliau mengungkapkan konsep digitalisasi yaitu suatu kondisi dunia
yang tidak bisa dihindari. Namun, kita hidup berdampingan dengannya. Prinsip
dari penggunaan digitalisasi yang pertama, yaitu menggunakan alat yang ada tidak
memberatkan dan yang kedua, yaitu sifat dari digitalisasi yaitu memudahkan.
Alat yang
disarankan untuk perangkat digitalisasi yaitu pc dan laptop karena mudah
dikendalikan dalam penggunaannya sedangkan handphone
sulit dikendalikan karena penggunaannya tanpa batas bisa dimana pun dan kapan
pun. Sementara, dengan kelas digital ini siswa bisa dikontrol dalam pengunaan
kelas digitalnya.
Apabila kita tidak
bisa beradaptasi dengan kemajuan teknologi maka kita akan tertinggal.
âPenerapan digitalisasi di sekolah ini tidak hanya perangkat tidak hanya dari
internet. Tapi ada ekosistem digital yang dikendalikan sekolah, terjamin
keamanannya bisa meningkatkan value
anak-anak dan bisa mempermudah guru dalam melaksanakan tugasnya,â ungkapnya.
Dengan menggunakan akun siswa dan guru akan mendapat banyak keuntungan di antaranya
yaitu dalam pemakaian aplikasi Canva.
Tujuan dari
sosialisasi ini yaitu menyamakan persepsi terkait digitalisasi dalam
pembejaran. Manfaat dari sosialisasi kelas digital ini yaitu siswa memiliki
kemampuan 4C yaitu critical thingking
atau berpikir kritis, communication atau
komunikasi, collaboration atau
kolaborasi dan yang keempat yaitu creativity
atau kreativitas.
Pembahasan
selanjutnya dilanjutkan dengan pemaparan dari pihak Google for Education Indonesia, Ibu Elvira wati, S.Si. M.Pd. Beliau
menyampaikan bahwa pc atau laptop
yang digunakan akan diisntal aplikasi chromebook.
Aplikasi ini dapat diinstal pada semua jenis laptop dan pc yang memiliki ram sebanyak 4 gb. Aplikasi ini sangat ringan
karena tidak memakan banyak memori. Yang tidak kalah penting yaitu, orang tua
dan guru dapat mengontrol berapa lama waktu yang dIbutuhkan siswa dalam
menggunakan aplikasi tersebut sehingga bisa memaksimalkan tujuan pembelajaran.
Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab. Dalam sesi
ini terjawab bagaimana teknis dari pembelajaran digital juga harapan dari siswa
menengenai adanya sertifikat pendukung yang mungkin bisa dikeluarkan untuk
menunjang siswa dalam memasuki perguruan tinggi yang dituju. Jika ke depan
memang hal ini diminta, maka pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Provinsi akan
mengupayakan hal tersebut.