Asri Muliyandra
20 May 2026
Berita
SMA Negeri 3 Bukittinggi, Rabu (20/05/2026). Suasana penuh semangat mewarnai pelaksanaan Lomba Debat Indonesia (LDI) dan National Schools Debating Championship (NSDC) tingkat Kota Bukittinggi yang diselenggarakan di ruang meeting SMA Negeri 3 Bukittinggi. Kegiatan di bawah naungan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) ini dilaksanakan di SMA Negeri 3 Bukittinggi bersama ekstrakurikuler SBSI dan IMEC.
Lomba diikuti oleh delegasi dari berbagai SMA di Kota Bukittinggi dalam kategori Debat Bahasa Indonesia dan Debat Bahasa Inggris. Turut hadir empat orang dewan juri dari Universitas Andalas yang bertugas menilai jalannya perlombaan.
Sebelum lomba dimulai, para peserta diminta untuk memecahkan sebuah studi kasus dan menyampaikan argumen mereka. Perlombaan menggunakan sistem Parlemen Asia dengan posisi pro dan kontra yang ditentukan sesuai mosi. Debat berlangsung dalam tiga ronde dengan sistem penilaian poin. Peserta LDI mendapat waktu tujuh menit, sedangkan peserta NSDC mendapat waktu delapan menit dua puluh detik untuk menyampaikan argumen.
Suasana menjadi menegangkan ketika para peserta dari masing-masing sekolah mulai menyampaikan gagasan dan mempertahankan pendapat mereka. Berbagai topik yang diperdebatkan berhasil menunjukkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan kerja sama tim para peserta.
Ketua MKKS Kota Bukittinggi, Dra. Eli Noverma, M.Si, menyampaikan siswa agar bisa memberikan yang terbaik untuk bisa maju ke tingkat provinsi.
ââ¬ÅKita semua harus memberikan yang terbaik dan meningkatkan nilai sportivitas dalam berkompetisi. Kita harus mengharumkan nama Kota Bukittinggi dan mewakili Kota Bukittinggi ke tingkat provinsi nantinya,ââ¬Â ucapnya.
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, kategori LDI berhasil dimenangkan oleh Puti Afra Zanethia A. dari SMAN 1 Bukittinggi, disusul Alya Putri Mulia dari SMAN 3 Bukittinggi dan Ela Aura Husna dari SMAN 1 Bukittinggi. Sementara itu, kategori NSDC dimenangkan oleh Ghifar Ghafiqi Al Maksum dari SMAN 1 Bukittinggi, diikuti Dafa Rizky Agustin dari SMAN 2 Bukittinggi dan Nayla Fatiha dari SMAN 1 Bukittinggi.
Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya berkompetisi, tetapi juga belajar berpikir kritis, menghargai perbedaan pendapat, serta meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum. Diharapkan para pemenang dapat mengharumkan nama Kota Bukittinggi pada ajang tingkat provinsi.