Asri Muliyandra
03 February 2026
Berita
SMAN 3 Bukittinggi menerima kunjungan dari Bawaslu dan Satlantas kota
Bukittinggi, serta PT. Jasa Raharja. Kunjungan ini bertujuan untuk
mensosialisasikan kepada siswa, terkait peran para pemilih pemula dalam
pengawasan pemilu partisipatif, dan pentingnya memahami dan mematuhi peraturan
lalu lintas. Kegiatan diikuti oleh perwakilan siswa kelas XI yang sudah berumur
17 tahun.
Acara dibuka dengan
pendidikan demokrasi dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) kota
Bukittinggi. Dalam kata sambutannya, Ibu Kurnia Mira Lestari, S.Si.
menyampaikan harapan beliau, bahwa dengan mengikuti sosialisasi ini siswa dapat
menjadi pemilih yang cerdas saat masa Pemilu nanti.
Acara dipandu oleh
Dini Oktavia, S.Ei. selaku staf sekretariat, turut hadir juga koordinator
sekretariat ibu Leni Marlina, A.Md. dan ibu Eri Vatria, S.AG, MH. selaku
koordinator divisi hukum, pencegahan, partisipasi masyarakat, dan hubungan
antar lembaga Bawaslu kota Bukittinggi, beserta para staf sekretariat.
Ibu Eri menjelaskan
tujuan diselenggarakannya pendidikan demokrasi ini adalah untuk menyiapkan para
pemberi suara untuk menghadapi masa Pemilu.
Beliau menyampaikan
bahwa banyak hal yang akan terjadi menjelang berlangsungnya Pemilu, maka dari
itu tugas rakyat adalah sebagai pengawas yang bersinergi dengan Bawaslu dalam
menjaga keadilan selama pemilihan umum. Dikarenakan pemilih pemula memiliki jumlah
yang signifikan untuk memberikan suara, Ibu Eri menegaskan bahwa golput bisa
berdampak besar pada masa depan bangsa.
âSatu suara kurang,
itu akan menentukan nasib bangsa lima tahun kedepan," ujar beliau.
Beliau menjelaskan
pentingnya politik yang tidak pernah lepas dari kehidupan sehari hari, maka
dari itu masyarakat diharapkan bijak dalam memilih, karena pilihan rakyat akan
menentukan masa depan negara. Anak muda bertindak sebagai agen perubahan,
generasi pengontrol, generasi tangguh yang tidak mudah diintimidasi, sehingga
dapat ikut serta sebagai pengawas pemilu partisipatif.
Di akhir acara
pihak Bawaslu mengadakan game unik
dan menarik seputar pemilu yang memancing antusiasme para siswa.
Selesai bermain game para siswa yang menang mendapatkan
hadiah yang langsung diserahkan oleh ketua Bawaslu kota Bukittinggi Bapak Ruzi
Haryadi, S.Ag., M.A. Acara ditutup oleh Bapak Ruzi dengan ucapan terima kasih
atas waktu yang telah diberikan. Sebagai penutup, Bawaslu kota Bukittinggi
memberikan sertifikat tanda penghargaan kepada SMAN 3 Bukittinggi.
Acara dilanjutkan dengan
sosialisasi dari Satlantas kota Bukittinggi, yang memberikan pemahaman terkait
tertib berlalu lintas di jalan raya. Bapak Sefri Naldo, S.H. sebagai narasumber
memaparkan bahwa banyaknya kasus kecelakaan yang terjadi melibatkan anak di
usia sekolah. Beliau menegaskan bagi para siswa untuk berhati-hati dalam
berkendara, dan mengikuti aturan yang berlaku.
"Disiplin di
jalan raya sama dengan disiplin di sekolah, di jalan raya ada aturan yang harus
dipatuhi," ujar beliau.
Bapak Sefri
menyayangkan perilaku para pengguna kendaraan yang sering melanggar aturan, hal
ini selalu meningkat tiap tahunnya, dan merupakan pemicu utama terjadinya
kecelakaan.
Beliau juga
memaparkan data di mana ada tiga orang meninggal dunia setiap jam akibat
kecelakaan, yang mengindikasikan tingginya angka kecelakaan. Maka dari itu
beliau sangat mengimbau masyarakat untuk taat dalam mengikuti peraturan lalu
lintas yang ada.
Sejalan dengan
sosialisasi tentang keamanan berkendara, Jasa Raharja juga ikut serta
memberikan informasi bermanfaat untuk keselamatan pengendara. Jasa Raharja
adalah BUMN yang bertugas memberikan perlindungan dasar, berupa santunan sosial
bagi korban kecelakaan lalu lintas.
Jasa Raharja hadir
untuk dapat membantu korban maupun keluarga dalam perekonomian pasca
kecelakaan, karena angka korban kecelakaan paling tinggi adalah pada usia
produktif. Jasa Raharja juga turut mengimbau kita agar selalu mengutamakan
keselamatan dalam berkendara.
Setelah sesi
sosialisasi, Satlantas kota Bukittinggi dan Jasa Raharja memberikan hadiah
kepada siswa yang berpartisipasi aktif selama acara berlangsung.